Pemuda dan Sosialisasi Judul : Karang Taruna “beraksi”


 

 

Karang Taruna merupakan organisasi kepemudaan di Indonesia. Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Desa / Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak dibidang kesejahteraan sosial. Sebagai organisasi sosial kepemudaan Karang Taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomis produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia dilingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang telah ada. Sebagai organisasi kepemudaan, Karang Taruna berpedoman pada Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga dimana telah pula diatur tentang struktur penggurus dan masa jabatan dimasing-masing wilayah mulai dari Desa / Kelurahan sampai pada tingkat Nasional. Semua ini wujud dari pada regenerasi organisasi demi kelanjutan organisasi serta pembinaan anggota Karang Taruna baik dimasa sekarang maupun masa yang akan datang.

 

karang Taruna beranggotakan pemuda dan pemudi (dalam AD/ART nya diatur keanggotaannya mulai dari pemuda/i berusia mulai dari 11 – 45 tahun) dan batasan sebagai Pengurus adalah berusia mulai 17 – 35 tahun.

 

Karang Taruna didirikan dengan tujuan memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada para remaja, misalnya dalam bidang keorganisasian, ekonomi, olahraga, ketrampilan, advokasi, keagamaan dan kesenian.

 

Rangkaian kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna Provinsi Sulut dalam rangka HUT Karang Taruna ke-52, Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2012 dan Hari Pahlawan 10 November 2012, kembali Karang Taruna Sulut menggelar berbagai kegiatan.

 

Hajatan bertajuk Karang Taruna Menanam dan Peduli dalam bentuk penanaman 1000 pohon dan pemberian bahan sembako kepada para Lansia dan baju seragam sekolah kepada siswa SD dan SMP, Jumat (2/11) di Desa Rumoong Atas Dua, Kecamatan Tareran, Minahasa Selatan.

 

Kegiatan yang turut dihadiri Kepala Direktorat Kemitraan Kemensos RI, Drs Nur Soleh, Bupati Minsel yang diwakili oleh Asisten 1 Pemkab, Drs Danny Ruindengan, Ketua Karang Taruna Sulut, Agustivo Tumundo SE MSi, Kabid Kelembagaan Dinas Sosial Sulut, Dra Reita Laloan, Kadis Sosial Nakertrans Minsel, Drs Jefry Prang MSi, para kepala SKPD Minsel, Ketua KNPI Minsel Petrus Ulaan ST, Ketua KT Minsel Merry Togas SE, Ketua Panitia Frangky Pasla SE, Camat Tareran, Hukum Tua Rumoong Atas Dua, segenap pengurus Karang Taruna dan tokoh masyarakat lainnya.

 

Dalam sambutannya Kadit Kemitraan Kemensos RI, Drs Nur Soleh menyambut baik Gerakan Karang Taruna Menanam dan Peduli ini bahkan menantang para generasi muda Karang Taruna untuk terus melakukan aksi sosial ini.

 

Sementara Bupati Minsel, Christiany E Paruntu SE dalam sambutannya yang diwakili Asisten 1 Danny Ruindengan menyatakan salut atas Gerakan Karang Taruna Menanam & Peduli karena relevan dengan program pemerintah Minsel yang bertujuan untuk mensejahtrakan rakyat Minsel.

 

Demikian halnya Ketua Karang Taruna Sulut Agustivo Tumundo mengajak semua elemen Karang Taruna se-Sulut untuk terus menanam pohon apa saja dan semakin peduli kepada sesama. “Biarlah kita keluar air mata sekarang dengan menanam, dari pada generasi mendatang kehilangan mata air,” kata mantan Ketua KNPI Bitung ini.

 

Diakhir acara, Ketua Panitia Frangky Pasla SE menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung kegiatan sosial ini.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s